“Arrrggghhh…” erangku.Aku yang sudah tidak tahan karena merasa sebentar lagi akan klimaks segera mencabut penisku. Percaya diriku meningkat saat menyadari ada puluhan mata yang memandangku dengan takjub. Bokep China walaupun tidak bisa memacari mereka, setidaknya bisa mendapat lirikannya.Kalau sudah punya wajah pas-pasan, otak tetap pentium dua, penampilan awut-awutan, badan bau apek, yeah apa yang bisa diandalkan? Minum air putih sambil liatin aku sama aja ‘kan manisnya.” Nita tersenyum lalu beranjak pergi meninggalkan aku yang duduk di ruang tamu setelah memberiku segelas air putih.Aku hanya bisa terdiam dan tersenyum melihatnya, dalam hatiku berkata. “Bram, andai kamu tahu kalau aku begitu menyayangimu, bahkan sampai sekarang aku masih memegang janji kita waktu kecil.”
Di setiap doaku, di setiap air mataku
Selalu ada kamu
Di setiap kataku ku sampaikan cinta ini
Cinta kitaKu tak akan mundur, ku tak akan goyah
Meyakinkan kamu mencintaikuTuhan ku cinta dia, ku ingin bersamanya
Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan




















