Kepalanya yang merah mengkilat karena cairan maninya meleleh keluar. Aku merasa kotor dan hina! Bokep Mom Setiap malam menjelang tidur, aku melihat-lihat foto kami berdua. Edan..Dua bulan terakhir ini aku jarang kontak dengan Rangga. Keterlibatanku dengan narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yang kelam. Aku mendesah-desah keras sekali. Dasar hidung belang!” pikirku jengkel.Aku duduk di ranjang menghadap pintu sambil menunggu dia masuk. Sudah hampir setahun ini hidupku penuh berisi kesenangan-kesenangan yang liar. Benar-benar liar dan tak terkontrol! Aku bergetar dan menggelinjang menjadi-jadi. Lalu dia membuka pakaiannya sendiri dan mulai menyerangku dengan ganas.Aku diciumi mulai mulut turun ke leher lalu ke buah dadaku. Aku pun mulai melunak. Entah apakah kemaluanku sudah sangat basah atau tidak, aku mendengar bunyi berkecipak di kemaluanku. Rangsangan yang hebat melupakan segala janji yang pernah kubuat. Tak terlukiskan perasaanku saat itu. Ada perasaan jengkel yang menggebu-gebu padanya.“Kok berani-beraninya orang segede dia menjerumuskan anak kecil!




















