Kini kami sudah sama-sama lulus dari kampus yang sama pula, Galih dengan mudahnya dapat pekerjaan karena papanya memang memiliki sebuah perusahan sendiri.Sedangkan aku masih harus melamar dari perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Dengan erat aku dekap pinggangnya dan kamipun kembali berciuman namun tetap saling melumat bibir kami masing-masing.Lama kami melakukan hal itu setelah beberapa kali merubah posisi kami. Bokeb Reva adalah nama panggilanku sebagai seorang gadis yang memasuki usia 23 tahun sudah sepantasnya kedua orang tuaku menyakan hubunganku dengan Galih. Seperti pemain dalam adegan cerita sex.Hingga keesokan harinya aku mendengar bel pintu berbunyi, aku masih malas buat bangun. Sebenarnya mama menyuruhku untuk membantunya saja di minimarket punya keluarga kami, tapi aku bertekad untuk mencari pekerjaan.




















