Sampai akhirnya Mas Agus bangkit menyemburkan semuanya di atas wajahku.Dalam lelah dan kantuk, dengan mata sedikit terbuka kulihat Mas Agus berpakaian dan pergi meninggalkan kamarku, meninggalkan aku dalam dasar jurang yang gelap sampai hari ini.. Bokep Montok lega sekali, seperti melepaskan beban. Tapi kemudian..***“Kak, mandi dulu baru makan!” teriak ibuku dari dapur. Kemudian ia lanjutkan helai terakhir dan, wah.. Paman menatapku dengan pandangan aneh, lurus dan tajam ke arahku, tepatnya tubuhku.“Mas Agus! Ia bilang pada ayahku bahwa ia belum siap untuk berumah tangga.“Indra sini, ada Mas Agus.” panggil ibuku dari ruang tamu. Sini Mas Agus bukain bajunya.” Tanpa mendengar jawabanku, paman langsung melucuti pakaianku satu persatu sampai telanjang sama sepertinya. Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Agus, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya.




















