Mendengar perkataanku, seketika Martin hanya memandangku tanpa ekspresi. Yah.. Bokep Aku malu sekali ketika orgasme dihadapannya. Diriku bukan Tina yang dulu. Dia bangkit dan memeluk tubuhku. Tak ada lagi Andrew dalam kamusku. Kalau lagi ada pacarku, mereka selalu menggoda kami sebagai pasangan serasi. Mungkin dia kasihan melihat aku masih on berat dan tidak tega membiarkan aku sendirian di rumah.Aku sih senang-senang saja. Dia dulu mengatakan apa pun yang terjadi akan selalu mencintaiku. Napas kita yang mendengus-dengus bersahut-sahutan bersaing dgn lagu house music yang memenuhi ruangan.Martin meneruskan aksinya sambil melepas pakaianku satu persatu hingga aku telanjang bulat. Dengusan napasnya yang mengenai putingku sudah bisa membuatku menggelinjang. jadi milikmu..” gumamku di dekat telinganya. Aku hanya sayang padamu kataku dalam hati. Tiba-tiba dia membalikkan badan dan menyergapku! Aku jadi sering mimpi buruk dan makin sulit membedakan mana mimpi dan kenyataan.




















