Veggy’nya dari ‘Mr. Bokep Rusia basah semua, tolong pakein aku jeketmu dong?” pinta Anisa. Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya. Pada jam 12 tengah malam, bulan nampak bersinar terang benderang. “Terang dingin, habis kamu bugil begini” jawabku. Aku telanjang bulat, karena baju kami sedang kami jemur ditepi sungai. Aku dan Anisa layaknya seperti Tarzan dan pacarnya di tengah hutan. ” Hangat bu?” tanyaku ” iya, hangat sekali, yang kenceng dong meluknya ” pintanya. Anisa sangat ketakutan dengan auman harimau itu. Kami kebingungan sekali, bahkan berteriak memanggil-manggil mereka yang berjalan duluan. Hingga hari gelap kami tersasar dan belum bertemu dengan rombongan di depan. Aku menuruti permintaan Anisa. ” Biasa main dimana?” tanyanya “Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Kami memutuskan esok pagi kami harus pulang. “Habis bagaimana?




















