Awalnya, ia mengaku risih menjalani profesinya itu. Bokep Korea Tahun kedua ia beralih profesi sebagai pelayan kafe di kawasan Jakarta pusat. Dalam keadaan teler berat, lelaki itu terus berceracau tentang istrinya yang bermain serong dengan lelaki lain. Ditambah mata gue yang sedikit melotot, biasanya si tamu langsung mengerti kalo gue enggak sudi. Memang, terkadang kita atau pengunjung THM menganggap mereka yang bekerja di klub-klub malam tak ubahnya robot yang dapat dikendalikan sesuka hati.Seakan kita lupa, Hera dan teman-temannya adalah manusia biasa yang punya hati dan isi pikiran sendiri-sendiri. “Dia pindah ke lain hati. “Pernah juga ada tamu yang mencolek bokong gue, dan berkata: “Aduh, montok banget. Hera sadar betul, bekerja di malam hari lebih berisiko dibanding bekerja siang hari. Lambat laun ia mulai menikmati bahkan kadang ikut larut dalam hingar-bingar para clubbers yang bergoyang mengikuti hentakkan musik progressive.Bagi Hera, bekerja di sebuah klub memiliki keistimewaan tersendiri. Sadis enggak, tuh?” tukasnya.Pernah juga












