Sore sudah berlalu dan keadaan cukup gelap di tempat itu. Bokep India Aku tidak begitu mempedulikan semua itu.Sentot begitu nama penjagaku selain pak Marto Tua yang hobinya tidur.“Tot, kamu segede ini pernah coli gak?”Kumulai percakapan ke arah yang tepat.“Apa itu mas?”Kuperkirakan awalnya awal duapuluhan atau mungkin belum sampai dua puluh. “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. Pasti seru saja bisa melihat orang begini dan begitu pikirku. Lilitan kainnya lebih mirip gambaran di wayang dan tanpa celana dalam.Kontol Sentot tidak sunat. Aku hanya mengamati mereka menggantikan tempat dua orang tadi. Setelah menyebutkan nama kota dan dilanjutkan dengan basa basi serta sejarah kedatanganku ke tempat ini, kami diam lagi.“Uwis njuh…” kata teman di pojok seraya berdiri.Yah, mereka sudah selesai.“Kami duluan mas…” pamit orang mengajakku ngobrol tadi.“Monggo..




















