Aku mulai merasakan spermaku sudah diujung senjataku. Aku tak memperdulikannya. XNXX Bokep Semua menjadi beban pikiranku dari hari ke hari. Aku selalu mendapatkan ranking pertama di kelas, meskipun juga aku mendapatkan ranking pertama dalam kebadungan.Entah sudah berapa kali aku tertangkap membawa Stensilan, rokok, bahkan ganja. Aku segera menyetop sebuah bajaj yang kebetulan lewat. Jam baru menunjukan pukul 22.00 tapi temanku satu persatu bubar, mungkin karena cuaca yang kurang bagus.Biasanya pasti sampai matahari terbit baru pada bubar. Aku segera turun dari bajaj dan berjalan kaki menelusuri komplek. Tina semakin lincah menggoyangkan pinggulnya.Akhirnya dengan sekali sentakan ke dalam, amblaslah seluruh batang senjataku di dalam lubang kemaluan Tina. Hukuman paling berat paling hanya skorsing seminggu, tapi pernah juga aku disuruh keliling kelas per kelas sambil disuruh membaca stensil dan merokok, dengan membawa papan nama yang dikalungkan di leherku dgn tulisan spidol ” JANGAN CONTOH AKU “.Tapi kebengalanku tidak membuat teman-temanku menjauh.




















