Segera aku berlari ke toilet, meskipun toilet tetapi cukup bersih dengan kloset duduk yang bersih dan mengkilat.Aku lihat toilet kosong, aku maklum karena kelas lain masih pelajaran biasa, lagipula ini toilet terjauh dari kelas-kelas, biasa digunakan oleh anak ekskul karena dekat dengan aula. Tangan kamu kok ada bekas ikatan?” pertanyaannya bikin aku mati kutu.Karena aku tidak bisa menjawab, Wulan akhirnya tersenyum.“Tenang aja lagi, aku ngerti kok, enggak usah khawatir” bisik Wulan sambil tersenyum, kemudian Wulan mencium pipiku, lalu keluar kelas menuju kantin.Aku kaget juga dengan yang dia lakuin barusan, Wulan cium aku?Apa maksudnya nih?Tapi aku sudah ngerasa tenang dan sedikit senang karena Wulan ada perhatian denganku.Tepat pukul 10.15 guru English masuk ke kelas, guru ini terkenal on-time dan agak killer, makanya begitu tahu gurunya datang, anak-anak langsung pada masuk.“Vit, aku duduk sebelah kamu ya..” Wulan tiba-tiba duduk di sebelahku.“Ha.. Link Bokep Silakan aja..” jawabku terbata-bata.Aku memang duduk sendiri, karena jumlah murid




















