sebelum pergi meninggalkan café kuberikan tip sama pelayan café yang menemaniku untuk pamitan pulang.Sampai dimukan café kuperhatikan mobil laki-laki itu kemana arahnya. Bokep Ojol ” dijawabnya terserah apa aja bang. Ok bang terimakasih yang bang, aku balik jawab. Sementara radio rekamannya dia pegang, aku minta dia ngga kasih. aku tertunduk sejenak di pinggir tempat tidur sambil mengisap rokok Sampoerna, sementara Ramah tidur dipagkuan aku sambil memeluk pinggangku. Hati-hati di jalan licin bang. Saat yang di nanti-nantikan Roni mulai berani bercanda mengajak Ramah jalan-jalan ke salahsatu tepat perbelanjaan. Terlintas juga dalam benak penulis “gadis cantik seperti itu lagi ngapain di muka cafe ? Kuperhatikan mobil silaki-laki setengah baya yang tadi kutinggalkan di tempat parkir, memang tidak ada. Kutanya lagi berarti dia masih ada di ruang kamar ? Aku mau duduk terasa sakit di selangkanganku, Roni kulihat dengan senyum sambil memeluk aku. Dia mengambilnya dan mengeluarkan tipe rekamannya, memutar balik isi kaset.




















