“Kenalin nih mas, temanku”, Non-ku berkata sambil tersenyum. Lidahnya menerobos masuk ke dalam mulutku. Bokep India Mobil BMW biru metalik aku parkir di dekat kantin, dan seperti biasa aku menunggu Non-ku di gerbang sekolahnya.Tak lama dia muncul bersama teman-temannya. Tangan Non Juliet meremas rambutku sambil badannya menegang. Di mobil dalam perjalanan pulang, Juliet memberiku uang Rp 1.000.000,-. Aku singkap BH-nya ke bawah sehingga tampaklah putingnya yang merah muda dan kelihatan sudah menegang. Aku sudah bekerja selama 2 tahun pada juraganku ini, dan aku sedang menabung untuk melanjutkan kuliahku yang terpaksa berhenti karena kurang biaya. “Niken”, balasnya sambil menatap dadaku yang bidang dan berbulu.“Mas, antar kita dulu ke rumah Niken di Tidar”, instruksi Non Juliet sambil menyilangkan kakinya sehingga rok mininya tersingkap ke atas memperlihatkan pahanya yang putih mulus. Ia gadis ranum, Siswi SMA.




















