Mungkin karena puber. Bokep Colmek Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Hatiku terasa sakit dan ngilu. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Aku tetap melihat perbuatan Erik tanpa berkedip sambil berlinang air mata.Erik masih melanjutkan permainannya bersama wanita cantik itu, dia menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dengan sangat cepat. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg. “Aku harus menjadi orang pertama yang..”
Erik tidak menyelesaikan kata-katanya dan mulai melumat bibirku dengan sedikit kasar. Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius itu hadir lagi.Dia pun membungkukkan tubuhnya,
“Hey, tukang ngintip cilik. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor.




















