Whats the problem, sir?Ia terus memandangi kami berdua secara bergantian. Film Porno katanya kepadaku dengan sangat jelas.Aku masih dapat melihat Sherly (dari bayangan di tembok cermin) berdiri tak jauh di sebelah kananku. Lalu ia mengatakan beberapa kalimat yang sulit dipahami. Ia menghadap tembok namun pada sisi yang berbeda dengan tembokku.Lalu si Brewok menarik tanganku agar kedua telapak tanganku menempel di tembok cermin dan merenggangkan kakiku. Tanpa merapihkan isi koper itu lagi, ia menutupnya dan memandang aku dengan wajah curiga.Who are you? Aku merasakan rasa asin yang kutahu berasal dari darah yang mengalir dalam mulutku. Namun setelah mereka keluar dari ruangan itu dan meninggalkan kami berdua saja, aku semakin yakin. Apa yang akan terjadi? Aku melirik ke pinggang si Brewok. Si Kumis masih saja mengacak-acak koper itu seakan mencari sesuatu yang hilang. tanyanya dengan logat yang sulit dimengerti.Sherly menjawab gugup, Coffee.Alis si Kumis mengkerut. Apa yang akan terjadi?




















