Untuk beberapa saat Arline terdiam. Bokep Ojol Tangannya yang kokoh mendekap erat tubuh Arline. Bahagia dan derita tergantung karma dan darma. Terlebih secara fisik dan finansial ia kalah jauh dibanding Arline, mana mungkin wanita gedongan dan sudah terbiasa menikmati kemewahan seperti Arline mau dengan sopir taksi miskin dengan tampang ndeso seperti dirinya, bukankah itu bagaikan pungguk merindukan bulan? Ia mencium wangi harum yang khas dari gerbang kewanitaan Arline yang terpampang menantang di depan wajahnya. Ia arahkan gerbang kewanitaannya ke arah mulutnya. Ia tidak tahan dan prihatin dengan kondisi seperti itu sehingga memutuskan untuk minggat dari rumahnya dan mengadu nasib ke ibukota. Hamzah seyogyanya harus menempatkan diri pada posisi yang benar: ia adalah pelanggan dan saya hanya supir taksi. Bangkit!! Itu emang benar, mereka hampa, cuma punya tubuh dan nafsu, bukan jiwa dan cinta,” Arline bertutur dengan lirih.




















