Antrian sedikit mengular di kedua loket karena ini hari libur jadi banyak warga yang mau jalan-jalan naik kereta.Bram yang tadinya cuek sama suasana sekitar, langsung terpaku sama satu sosok wanita yang ada di barisan depan sebelah kiri. kenalin aku chintya, enak ya? Bokeb Dari rumah ke stasiun dia pesan ojek online yang berwarna hijau.“Bram! Rejeki datang, wanita tersebut berhenti persis disebelah Bram, berpegangan dengan besi yang ada disebelah kanannya.Bram bermaksud mendekat ke sampingnya, namun karena terdesak oleh penumpang lain Bram sekarang berada tepat di belakang wanita tersebut. Bahkan, chintya mencoba membuka resleting celana Bram saat itu juga.“Jangan mbak…” Bisik bram kepada chintya.Bukan berhenti, chintya malah menyandarkan tubuhnya ke tubuh Bram tanpa menghiraukan pandangan orang lain. Ojeknya udah nunggu didepan tuh..” Teriak mamanya Bram sambil masak sup bakso buat dirumah.Bram melesat bak pelor yang dihempaskan dari pistol FN, langsung menyambar tangan mamanya untuk berpamitan.“Mah aku pergi dulu mau ke rumah lucas.”




















