Aku menolak. Bokep Mom Kami saling berpacu berciuman, saling berebutan bibir atas, bibir bawah, main lidah dst dst. “Teh, kubuka ya” aku merujuk kepada G-string Rini.. sejak kapan kamu manggil aku Mbak?” protes Rini kepadaku “Grogi dia” celetuk Wein. Kondisi Wein luka parah, beberapa tulangnya remuk khususnya pinggul kiri ke bawah. Kalau Rini memang Test Drive, aku mungkin memang harus memuaskan dirinya sampai pol. Aku belum membalas, tapi pasti di ujung sana, dia sudah tau kalau aku sudah membaca pesannya. “Udah research ya Teh, ini kok sampe berantakan gini” “Itu dia Ren, sebelumnya aku mau jelasin ke kamu dulu soal ini” ujar Rini yang datang dari arah dapur membawa soft drink dan diletakkan di meja kecil sebelah sofa tempat aku duduk. Aku sudah menunggu agak lama hampir 20 menitan, cemilan french friesku pun udah hampir habis, tiba ada yang menepuk pundakku dari belakang “Hi Ren..!” salam Rini kepadaku dia tiba dengan




















