Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! Bokeb Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Kenapa? Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Saat itu, aku benar-benar sendirian. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. Itu namaku. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu.










