“Ah…wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. Bokep Katanya mau jadi isteri shalihah? Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.*******Sepekan sudah aku ke luar kota. “Ya sudah, kalau Abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku. Katanya mau jadi isteri shalihah? Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Air mataku jatuh tanpa terasa. Tapi Abi kan manusia biasa. Tapi Abi kan manusia biasa.




















