entah karena dingin… atau karena suasana… “Ria..” bisikku dengan serak.. ada satu lagi mas..hhhhh” mendadak ia seperti hendak tersedak ketika matanya tertumbuk pada CD ku yang basah kuyup sehingga tak kuasa menutupi testis dan batang penisku yang jelas tercetak di kain basah itu. Bokep Ojol Maria melihat tingkahku itu dan dengan segera menutupinya dengan jari tangannya..”mas Rafiiii… kok malah ngintip sihh.. wouww.. dan aku sangat hafal.. dan ransel itu seingatku juga tercebur ke dalamnya.. Aku dan Maria tengah menyusuri sebuah sungai yang terletak 60 km di selatan Bogor. matanya hanya memandang bibirku yang semakin dekat ke bibirnya.. “Apa kuat menahan beban tubuh kita ? What a day… aku melepaskan pelukanku dan menyapu sekelilingku dengan pandangan.. is that clear..?” Ria mengangguk mendengar penjelasanku yang — terus terang — cuma didasari oleh logika “ngeres” itu. syurr juga aku dibuatnya. otot perutku yang berbentuk kotak-kotak kecil…. Tampak darah segar meleleh dari vaginanya dan membasahi










