Kisah ini dialami oleh teman aku saat ia bekerja di jakarta. Posisi Mita diatas meja benar-benar posisi yang tidak berdaya. Bokeb penisnya yang mengacung tegak siap dimasukkan kedalam anus Mita. “ugh ugh ”
Mita mencoba berontak namun, tenaga kelima pria itu jelas lebih besar, namun sialnya ia tidak bisa mengenali mereka semua. Kedua kaki dipegangi, tangan terikat, bergerak tdk bisa. Siang itu seperti biasa sehabis makan siang, Mita dan beberapa temannya kembali ke kantor. beberapa pria disebelahnya meraba-raba BH dan sesekali masuk kedalam payudaranya Mita menggeleng-gelengkan kepalanya namun kembali tangan kekar memegangi kepalanya. Sesampai di seberang kantor utama Mita mempersilahkan teman-temannya duluan karena ia mau ke kamar kecil terlebih dahulu. “Nanti aku susul ya, aku cuma sebentar..”
Tidak dikira, karena sebentarnya adalah masa yang paling lama baginya dan paling menyakitkan.




















