Rini kemudian bercerita perihal pertemuan di ruangan Pak Karim dan tugas prospek Pak Fahmi besok. “Hehehe… Yuk ah.. Bokep Tobrut Kepala kantor Rini adalah Pak Karim, usianya masih 26 tahun, belum berkeluarga, asal dari Jakarta. “Ya, Pak”, kata Rini setelah duduk. “Awalnya sih cuma makanan atau pernak pernik gitu… Tapi lama lama makin aneh aneh, HP pernah, tas mahal pernah, jaket kulit pernah”, lanjut mbak Santi
“Trus Pak Fahri kasih kasih aja gitu?”.. Untuk urusan ranjangpun sepertinya bukan menjadi hal yang cukup mengganggu. Akhirnya Rini telp Mbak Santi, seniornya back office. Kelihatan berwibawa itu sudah pasti.Sejenak setelah menutup telp mbak Santi, Rais menelpon melalui video call. Yang jelas dong?, “.., kata Rini pura pura sambil tangannya melepaskan ikatan rambutnya
“Rinnn… ayolah liat bokongmu.. karena nanti ada hubungannya dengan Rini). Dia pukul pantat itu dengan tangan nya. “, Rini makin pede. Rini, sebagai pegawai sebior, tentu kelabakan dalam usaha memperbaiki kinerja kantor.




















