Kuteruskan permainanku dengan mengitari sekitar bukit-bukit segar itu. Bokep Arab Ia tidak bereaksi, tapi aku langsung saja menyingsingkan CD-nya ke bawah.Tampaklah dua bibir yang mengapit lembah cintanya dihiasi bulu-bulu tipis. Betul-betul suatu akhir pekan yang susah dilupakan. Kemudian muncul erangan panjang diikuti denyut-denyut dari lembah sorganya.“Eeehhh…” desahnya. Dua bukit yang cukup segar terbungkus rapi dalam BH yang pas dengan ukurannya. Pundaknya beberapakali bergerak merinding kegelian. Ia mencegah ketika aku akan membuka CD-nya yang merupakan pakaian satu-satunya yang tersisa.“Ya nggak usah dibuka” ujarku, “Aku elus-elus aja ya bagian atasnya pakai punyaku”, bujukku. Istriku hanya memperhatikan, tidak ada komentar.Meluncurlah kata-kata standar yang ia ucapkan setiap kali bertemu calon pembeli. Dengan telaten kucumbu istriku dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kami berdua menarik nafas panjang.Setelah agak lama kemudian aku duduk, kuraih kaos dalamku kemudian aku mengelap selangkangnya yang penuh dengan air kenikmatanku.Tampak tempat tidurnya basah oleh cairan-cairan bercampur bercak-bercak merah.




















