,,,,,,,,,,,,,,,,,, Masih tanpa suara aku tak menggubrisnya karena kesadaranku sudah pulih benar, aku hanya mengambil berkas itu kemudian membawa mobil ini keluar dari kantorku dimana anakku Aldi masih terlelap di kursi depan… Begitulah malam tak terduga yang aku alami…. Crott…” Denny terlihat sudah menembakan pejunya.Yah benar.. Bokep Montok Tubuhku hampir tak kuat lagi, sehingga tangan kiriku turun dan menghalau tangan Denny.“Jaaanggannn!” ucapku pelan, lirih dan seakan bergetar tepat di telinga kanan Denny, dimana kepalanya kini semakin menunduk dan ia letakan di bahu kiriku.“Ibu terangsang yah liat mereka?” ucap Denny yang seakan tak nyambung dengan konteks yang aku ucapkan.Aku sedikit lega, karena setelah itu tangan Denny berhenti menekan selangkanganku, tapi beberapa saat kemudian ia malah menggapai payudara kiri ku, sehingga kedua payudaraku dari luar sudah disentuhnya.“Jangaann dibuka…” ucapku kembali lirih saat tahu tangan Denny ingin membuka kancing didepan dadaku..“Udah ibu diam aja, nanti ketahuan loh.” ucapnya sambil berhenti sejenak.




















