“Lu nggak mau ikutan Frans?”, tanya Dewi kepadaku. “Gila lu.. Bokep Jepang tempat bilasnya dimana sih?”, tanya Siska sambil bangkit berdiri. tempatnya cuma ada dua Frans, ya udah deh.. Kebetulan pula saya ditunjuk sebagai anggota panitia bersama dengan sekitar 10 anggota-anggota baru lainnya (4 cowok dan 6 cewek).Jum’at, Jam 10.42“Frans, Dewi nih..”, bunyi suara di HP ku. Tanpa pikir panjang lagi aku segera menggenggam batangan itu dengan tangan kiriku dan mengocoknya dengan pelan sambil tetap mengikuti gerakan payudara yang sesekali bergantung dengan indahnya ketika pemiliknya membungkuk untuk mengambil sesuatu. “Ikutan dong..”, timpal Lia pula sambil langsung berjalan menuju ke tempat yang ditunjuk oleh Dewi. “Yah.. “Kamar mandinya ada dua kok.”, tambahnya.Aku tersenyum kepadanya dan tanpa menjawabnya lagi, aku segera bangkit berdiri dan berjalan ke ruang bilas menyusul cewek-cewek tersebut.“Wah.. “Sialan loe, emang gue supir?”Jam 8.25
“Wah..katanya mau liatin pemandangan, kok malah tidur sih?”, tanyaku pada Siska. Tanpa pikir panjang lagi aku segera




















