Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. Bokep Asia Meskipun suaranya engga bagus-bagus amat, tapi cukup menghibur lah apalagi katanya khusus dinyanyikan untuk aku.Setelah selesai menyanyikan lagu itu, Evi langsung menarikku ke luar..Kami memisahkan diri dari rombongan memilih lokasi di anak tangga bungalow diujung taman yang kebetulan sepi. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Tentu saja dia cemberut sampai mukanya dilepat-lipat jadi tujuh.Sesekali aku hanya bisa mencuri-curi pandang ke arah Evi yang matanya juga tidak pernah lepas menatap setiap gerak gerikku dan Tia. Hingga suatu hari, aku dekat dengan seseorang bernama Evi. Kamipun akhirnya asik dengan permainan kami sendiri. aku hanya mengikuti setiap gerakan Evi tanpa perlawanan dan tanpa balasan. Di sana aku hidup sebagai anak kost. Cemburukah dia? Hujan tidak juga berhenti.




















