“Lumayan nih, bisa buat isi pulsa selama beberapa bulan”, Karen sangat gembira, langsung saja uang tersebut ia tarik dan ia pakai untuk foya-foya.***
“Kamu dapat uang dari mana?”, tanya mama nya ketika Karen pulang sambil membawa martabak telur yang ia beli untuk keluarganya. Bokep Barat Namun percuma, ia hanya bisa menutup mata sambil membiarkan mereka mengerjainya.Kedus lelaki itu juga menciumi pipi dan kening Karen sambil membelai rambut panjangnya. “Hai semua…”, sapa Karen. Karen pun langsung menelponnya, siapa tahu itu merupakan kesempatan baginya. ***“Ini kru yang bekerja di sini, “Fahmi, Guntur, dan Yesi”, Florensia memperkenalkan kru yang nantinya akan berhubungan langsung dengan pekerjaan Karen. ***
“Sudah belasan kali nih… Kembung perut gue minum jus ini… Sampai pusing-pusing…”, kata Karen. Semua masalah besar itu seolah menghantuinya hingga ia terbebani, tidak ada support dari siapapun, sehingga usia mudanya ia habiskan hanya ke diskotik untuk membuang beban-beban pikirannya.***
“Gue kenal Yesi di diskotik”, cerita Florensia.




















