“Jalan bareng kan nggak berarti pacaran tho,” bantahku. Bokep hot kenapa tadi sama aku kamu beraninya lirak-lirik
aja. Tahu aku pandangi, Mbak Mira memencet hidungku sambil
ngomel-ngomel kecil,dan kami pun tertawa. Kadang-kadang aksinya berhenti sejenak di bagian kepala, dijilati
lagi, kemudian diteruskan naik turun lagi.Pertahananku nyaris jebol, tapi aku belum mau terjadi saat
itu. Setelah beberapa saat aku
memejamkan mata, aku mulai bisa memperhatikan dengan telingaku apa yang dari
tadi tidak kuperhatikan, aku mulai bisa merasakan apa yang dari tadi tidak
kurasakan. “ Mbak Mira menjawab sambil tersenyum.Melihat itu aku langsung bangkit dan berlari ke arah Mbak Mira. “Sori terlambat. Hanya sekitar sepuluh
menit kami menunggu, sebelum bus berangkat. Setelah puas meresapi kenikmatan yang baru
diraihnya, Mbak Mira mengangkat kepala dan membuka matanya.Dia tersenyum yang diteruskan mencium bibirku dengan lembut.




















