Kami saling berpelukkan selama kira-kira satu jam sambil meraba-raba.Lalu ia berkata kepadaku, “Ton, mudah-mudahan kita bisa bersatu seperti ini Ton, aku sangat sayang pada kamu.”Aku diam sejenak, lalu kubilang begini, “Aku juga sayang kamu, tapi kamu mesti janji tidak boleh meladeni paman aku kalo dia nyari-nyari kamu.”“Oke bossss, siap laksanakan perintah..!” katanya sambil memelukku lebih erat.Sejak saat itu, kami menjadi sangat lengket, tiap malam minggu selalu kami bertingkah seperti suami istri. mau keluar.., teruss.. Bokep Brazzers aahh..!” hanya desisan saja yang menjadi jawaban atas perlaqanku itu.Setelah itu kami berdua sama-sama lemas. Ia lebih sering memandangku, terutama ketika aku berbicara, tatapannya dalam sekali, seolah-olah dapat menembus pikiranku. Untuk sesaat kami saling berpandangan mengagumi keindahan masing-masing.




















