Ya, seseorang toh dapat saja lupa pada sesuatu, juga pada sapu tangan. Padahal, wajah wanita setengah baya yg di lehernya ada keringat sudah terbayang. Bokep Japan Si Anis, yg tadi. Ia tersenyum melihatku.Maaf Mas, sapu tangan saya ketinggalan, katanya.Ia mencaricari. Aq menyesal mengutuk ibu ketika pergi. Tdk pasang wajah perangnya.Kayak kemarinlah.., ujarnya sambil mengangkat tabloid menutupi wajahnya.Begitu kebetulankah ini? Jagain sebentar ya..!Ya itulah kabar gembira, karena Iin lalu mengangguk.Setelah mengunci salon, Iin kembali ke tempatku. Aq hanya main dengan tangan. Aq terlambat setengah jam. Hangatnya, biar begitu, tetap terasa. Di mana? Apalagi yg dapat tertinggal? Aq membayangkan dapat menjepitnya di sini. Ia berlutut mengelap paha bagian belakang. Kerjaan yg menumpuk sama merangsangnya dengan seorang perempuan dewasa yg keringatan lehernya, yg aroma tubuhnya tercium. Toket itu dari jarak yg cukup dekat jelas membayang. Kini pindah ke paha sebelah kanan. Lha wong Mbak Iin menutupi wajahnya begitu. Iin datang.




















