Aku lihat matanya menatap monitor penuh hasrat. Jadi Polwannya turun semua.”
“Ohh.., gitu. Bokep Mom Dewi tersenyum melihatku, kulihat mulutnya sedikit mengecap-ngecap. “ya udah…, kita beres-beres dulu yuk”
Aku melepas batangku yang mulai lemas dari memeknya, kuambil tisu untuk menahan dan membersihkan cairan disekitar memeknya. Sekalian belajar”
“Emang mbak Dewi rumahnya dimana?”
“Di perumahan ****, yahh agak jauh sih. “Mas, udah pernah kayak yang dikomputer ini ndak?” tanyanya pelan, agak berbisik. Tanganku mulai mengusap dan berusaha menyibak jembutnya, mencari sesuatu seperti yang ada di situs-situs porno. Kalau bisa lain kali kita ketemuan lagi…, aku percaya kamu kok” balasnya masih dengan nada manja. Aku turut bersyukur saja. Badanku kayak kejang semua jadinya.“Mas, mau kan sama Dewi? Sambil lirak-lirik aku baca namanya, sebut saja Dewi .




















