“nggak apa-apa, nggak usah malu…..enak lagi” balas NadiaIda segera menarik celanaku, dan langsung menggenggam penisku yang belum menegang sama sekali dibalik celana dalamku.“gila,…gue udah hampir dua kali orgasme,…lo bediri aja belon…make obat apa?” tanya ida“obat apaan?,…gue aja baru sekali diginiin” jawabku
Ida kemudian menarik turun celanaku.“besar juga.,,beda dikit lah ama yang di film” ujar ida, sambil tersenyum Nadia mengenggam penisku. Vidio Porno Film porno itu kami ‘pause’ sebentar. “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Nadia,
Ida hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. Ku teruskan permainanku hingga kurasakan suatu cairan keluar membasahi lidahku.“Keluar lagi?” tanyaku
“iya,…enak deh” jawab ida
“ya udah,…gitu aja dulu yah,…kepala gue sakit banget, abis lo jambak tadi” ujarku“masa udahan sih?… sorry tadi gue kelepasan jadinya narik-narik rambut kamu gitu deh…” balas Nadia.




















