Tiba-tiba kudengar suara, “Sedang apa kamu Ria?” suara itu begitu kukenal. Tiba-tiba dia memegang tanganku. Bokep Indo Namun kakak yang satu itu sebut saja namanya Andre, dia adalah orang yang sangat cuek.Setiap selesai latihan aku selalu ikut bergabung dengan kakak-kakak pembina yang lain untuk sekedar bersendau gurau ataupun untuk mempersiapkan materi atau menyusun acara.Aku seirng mencuri-curi pandang pada Kak Andre yang selalu diam seolah tidak pernah merasakan sikapku yang selalu diam-diam memperhatikannya. Aku sungguh tercengang melihat tubuhnya yang kekar itu. Sore itu aku turun membawa semua yang perlu dicuci, aku berjalan ke sungai dekat situ.Ditemani salah seorang anggota reguku aku pun mencuci. Sambil tangannya bergerilya, makin lama makin turun, mengusap pahaku. “Uhhmm..” rasanya aku sudah tak mampu menahan gelora nafsuku lagi.




















