Nita menggeleng gelengkan kepala. sesaat ia membalikan tubuh mendekati meja toilet. Bokep Barat Seketika Bahri mengangkat kepala dan memandang kearah Nita. Hauf! Lalu Nita mengalihkan pandangannya. Lalu ia melepaskan beha dan celana dalam yang kebetulan hari itu ia pakai. Tetapi ia tidak menemui apa apa di kamar mandi itu. Dibukanya, sehingga batang pelir Fachdat yang hitam dan berurat urat besar itu tampak secara jelas oleh Nita. Ngomong ngomong kamu sekarang tinggal dimana Fach..? bisik Fachdat pelan. Kita berpisah sampai disini dulu.. Sebentar kemudian terdengar suara stater mobil. celoteh nita dengan nada kesal, seperti menahan sesuatu. Nita menyunggingkan sebuah senyuman kepada lelaki . Dada Bahri terasa ingin pecah mendengar jawaban itu. Sekalipun kata kata kasar dan menyakitkan hati, bahri tak pernah merah apa lagi membentak.




















