Pokoknya ribut sekali. Vidio Porno kayaknya ini malam yg tak terlupakan…” komentar si Hendi yg duduk di samping Peter yg mengemudikan mobil ketika aku masuk. Sambil berjalan keluar aku mendekati Diah dan menawarkan jasa untuk mengantar dia.Pertama dia menolak. Biasanya aku memberikan ramalan yg jitu dulu baru bertanya hal tersebut, jadinya mereka telah percaya dengan aku. Jeby berdiri di samping, terlihat ragu-ragu untuk berbuat sesuatu. Benar-benar cantik. Mau bersuara pada tak berani soalnya roomboy-nya masih di depan pintu. Teman-teman tahu dong maksud aku? Ternyata ramalan aku hampir seluruhnya benar. Memang aku terkenal dengan nafsu aku yg besar, prinsip aku ya mirip semboyannya lampu Philips Tegang Terus.Di ujung lorong tersebut, Peter meminta kami menunggu, dia berbelok ke kanan untuk mencari manager karaoke untuk mem-booking kamar.




















