Aku mengupayakan menenangkan diriku supaya tampak normal.“Ma’af.. aku iseng browsing aja sambil istirahat sebentar. Bokep Indo Live sebab aku temen baru pacarmu, Julia, aku pernah liat foto-fotomu di lokasi dia.”
Kali ini dia menatapku dengan tajam. “Ma’afkan aku.. Aku kadang-kadang khawatir, kadang-kadang pun memandang iba pada Cindy. Ah.. biar orang-orang tidak tanya macem-macem,” katanya dengan suara perlahan. Kubalikkan badannya sampai-sampai dia membelakangiku. Aku tidak memahami maksudnya. Kembali dia membisu. Mau ikutan liat-liat?” tiba-tiba keberanianku muncul. Aku telah tidak memperdulikan apa-apa lagi, kecuali mempraktekkan gambar-gambar yang disaksikan tadi. Tapi nafsuku menghilangkan rasa sakit itu. khayalanku semakin jauh.Mendadal aku dikagetkan dengan suara ada orang yang masuk. Terlalu sempit lubangnya. Keberingasanku kian menjadi.




















