Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Haah.. Film Porno Praanngg!!”Lamunanku buyar saat kulihat Miranda meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!“Crreett..”Lakban yang menutup matanya aku lepas. Mulutnya hari ittu kembali aku lakban.. He he hee.. Aku pulang agak malam dan agak mabuk karena terlalu asyik dengan mitra kerjaku.Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat di kamarnya. Menyingkapkan roknya ke atas, menurunkan pantynya dalam keadaan kaki masih terikat serta menunggunya.“Maass, sudah..”Aku bantu dia membersihkan vaginanya lalu aku bopong kembali ke kamarnya.“Miranda.. “Mmmpphh.. Aku belum berniat melakukan apa-apa pada dirinya, hingga pada suatu hari. Rambutnya terurai panjang hingga punggung, wajahnya yang cantik nyaris serupa dengan penyiar cantik yang terkenal itu.Miranda namanya, selalu mengusik kalbuku hingga kini.




















