Sebelum berpisah, Mei Mei kembali mengingatkanku dan tersenyum mengejekku.“Minggu depan ya sayang, jangan lupa. Tak lama kemudian aku pamit pulang tanpa banyak berkata apa-apa. Bokeb Kamipun lalu duduk disofa sambil nonton TV.Dia lalu menawarkan padaku untuk menonton film VCD. Dia lalu bertanya padaku.“Mau saya ikat kamu seperti di film itu?”Aku menggelengkan kepala menandakan ketidaksetujuanku. Tak kupungkiri aku menyukai keadaan ini. Aku hanya tersenyum. Anusku terasa dimasuki oleh sesuatu, tidak besar namun geli rasanya. Tempat itu terasa penuh, sesak dan bising karena suara musik yang keras.Kami duduk di sebuah meja di pojok ruangan dan memesan minuman. Mungkin kegairahan ini timbul karena diikat seorang wanita cantik. Akhirnya kusadari Mei Mei sedang memasukkan jarinya yang tertutup sarung tangan plastik ke lubang pantatku.Tidak mudah ia melakukannya karena posisi ikatan yang menyatukan kaki dan tanganku sehingga menyebabkan lubang anusku tidak mudah untuk digapai.Tak lama kemudian ereksiku pun terjadi dan spermaku berhamburan kembali di mulutnya.




















