Tangan Nakim menahan kepala istriku dgn kuatnya, desis dari mulut Nakim terdengar parau. Istriku tertawa menggodaku, aku pun ikut tertawa.Sampai dirumah, Nakim spt biasa membukakan pintu,menyambut kami dgn santunnya. Bokep Jilbab/Hijab Nakim mengulas senyum tipis. Bisa kubayangkan apa yg dilihat Nakim, apalg kaos ketat dgn bagian dada rendah adalah kostumnya saat itu.Tambah lagi dgn Senyum dan cubitan istriku saat bercerita, jadi tanda bhw hal2 tadi terkadang juga disengaja oleh istriku.“Jgn marah ya,pa..abis lucu liat mukanya”,goda istriku.Aku cuma bisa mesem saja.Hal itu membuatku juga jd iseng mau mengetes si Nakim.Suatu malam,istriku sudah tidur duluan dikamarnya, seperti biasa Nakim dan aku msh menonton Tv.“bosen ya,kim..acaranya gini2 aja”,ujarku santai.“iya yah,mas..aku jg ga ngerti film’nya nyeritain apa”,sahut Nakim.“kita nyetel DVD aja ya,kim”,kataku sambil bangkit dr dudukku.“emang pilem apa,mas ?”,tanya Nakim dgn nada bersemangat.“pilem org gede..”,jwbku sambil nyengir.Nakim manggut2 saja, tp kulihat ada tanda paham dari wajahnya.Ku setel salah satu koleksi Miyabi ku dan ambil posisi




















