Aku memang sudah biasa dengan kelakuan Rei. Udah nyerah aja, ntar juga loe pasti ngemut kontol mereka juga”.Aku pun hanya diam dan berjongkok di depan dia. Bokep SMA Aku pun meneruskan mengaduk salad ketika dia menurunkan g-stringku sampai ke lantai. Aku yang masih menggesek gesekan pahaku tanpa sadar mengeluh terangsang. Kemudian dia berjalan ke kamarnya meninggalkan aku yang kebingungan dan sangat terangsang. Mereka mengentotku dengan nonstop. Mereka semua berbadan bagus dan bertampang yang lebih dari biasa. “Loe tau kenapa loe di sini?” tanyanya lagi. Kemudian, aku mulai membubuhkan make-up tipis di mukaku. Rei menyuguhkan pil itu dan segelas air putih yang langsung kuminum. Ketika aku masuk, ternyata tidak ada seorang pun di situ selain aku dan Rei.“Kok ga ada anak anak? Aku pun tidak punya pilihan lain selain bersandar kebelakang supaya tidak jatuh. “Oh, loe mau ngentot?” tanya nya dengan muka sok innocent. Kan hari sabtu, masa di rumah aja sih?”




















