Konsentrasiku disini mulai pecah antara mendengarkan percakapan Ivanadan menyeimbangkan serta mengendalikan tubuhku.Karena apa yang aku rasakan saat ini sangat berbeda. Bokeb Akuu mauu…” ucapkan terbata-bata..“Aaaaaarrrggghhhttt….” sebuah lenguhan panjang aku keluarkan seiring bergetarnya tubuhku dan keluarnya cairan cinta dariku yang menandakan aku sudah menggapai orgasmeku..Denny sendiri nampaknya mengerti dengan apa yang aku alami sehingga ia memberi ruang dan menghentikan genjotannya. Tanpa sadar aku sudah berada dalam kuasa Denny. mau jemput Ivana yah, waduh kasihan harus nunggu, paling 30 menit lagi Ivana selesai, ada sedikit kerjaan tadi.” ucapku menerangkan sambil membuka pintu dan memasukan berkas-berkas di jok sebelahnya.“Ia gpp bu udah biasa.”“Kamu setia sekali, ya udah yah..




















