Aku sempat bertanya, “Bagaimana jika kamu hamil ?”
” Don’t worry !” katanya. Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya. Bokep India Aku demikian pula, semakin menekan ‘Mr. Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu. Tak rela rasanya aku kehilangan Anisa. ” Biasa main dimana ?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Hari-hari selanjutnya selalu bertemu ditempat-tempat khusus seperti hotel diluar kota, di pantai, bahkan pernah dalam suatu liburan kami ke Bali selama 12 hari. Penny’ku. Tak rela rasanya aku kehilangan Anisa. Di pesta itu, ketika aku datang, Anisa tak tahan menahan emosinya, dia menghampiriku ditengah kerumunan orang banya itu dan memelukku erat-erat, lalu menangis sejadi-jadinya. kan belum kawin ? Dia meraba bibirku, aku reflex mencium bibir Anisa. Kami sama-sama terkulai lemas diatas batu itu.




















