ujarnya sambil terus memijat punggungku.Aku tidak bertanya lebih lanjut. Sesekali kugigit dan kujilati payudaranya hingga ia menggelinjang penuh kenikmatan.Oohhh.. Bokeb aku udah gak tahan nih.. sshhh.. ahhhh.. Akupun iba dan mencoba mengerti dan memberikan kesempatan.Saya evaluasi kamu dulu ya Silvi. Sambil tengkurap kulirik cermin yang ada di samping tempat tidur. Gak repot harus kesini malam-malam?” tanyaku meyakinkan dirinya.“Gak papa pak, biar aku juga tenang.” balasnya.Setelah selesai meeting dan mandi serta beristirahat di kamar sekitar jam 8 malam, aku menerima pesan singkat dari Silvi bahwa ia telah tiba di Bandung dan diantar oleh travel langsung ke hotelku. Besok aku naik travel aja, kan besok tanggal merah jadi gak ngantor. ssshhh.. Pantulan di cermin membuat nafsuku semakin bergelora.




















