Maria. Bokep Rusia Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. “Erriik..!! Hatiku terasa sakit dan ngilu. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Tubuhku masih bergetar. “Hmmphh..”
Untuk pertama kalinya aku merasakan ada getaran yang aneh pada tubuhku. Erik bergeser ke sampingku. Masih kecil sudah kenal laki-laki!! Aku tidak mau kehilangan lagi orang yang kusayangi. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Tubuhku masih bergetar. Sepuluh menit setelah itu, Erik terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Dan setiba di kamar, aku memeluk Erik sambil mengucapkan terima kasih. Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Selama ini aku hanya mengenal ayah dan ibu saja. Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku.




















