Kalau Mbak Viona kuliah di ibukota propinsi dan mudik ke kotamadya, sedang aku sekolah di kotamadya mudiknya ke kota kecamatan.Wajah Mbak Viona sendiri hanya masuk kategori lumayan. Bokep Jilbab/Hijab Dia tersenyum yang diteruskan mencium bibirku dengan lembut. Aku lihat Mbak Viona tidak masuk kamar, tapi hanya membuka pintu dan memasukkan hand-bag-nya. Sebelum keluar dari mall Mbak Viona sempat memberiku sobekan kertas, tentu saja tanpa sepengetahuan Sarah.“Baca di rumah,” bisiknya.Aku lega melihat Mbak Viona datang ke counter bus PATAS AC seperti yang diberitahukannya lewat sobekan kertas. Akhirnya aku mengerti, rupanya Mbak Viona tahu kalau aku diam-diam sering memperhatikan dia.“Yah .. Akhirnya aku mengerti, rupanya Mbak Viona tahu kalau aku diam-diam sering memperhatikan dia.“Yah .. Dari wajahmu itu kelihatan kalau kamu dari tadi bete,” aku hanya diam sambil merasa heran karena apa yang dikatakan Mbak Viona itu betul.“Kamu bete, karena malem ini kamu nggak bisa ngapa-ngapain sama Sarah, ya kan?” aku hanya tersenyum,










