Film porno itu kami ‘pause’ sebentar. Sepanjang malam tidak ada satupun dari kami yang memutuskan untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu. Bokep Thailand Kucoba sandarkan tubuhku ke kursi dan benar saja, Nadia langsung menyandarkan kepalanya di bahuku. Kali ini Nadia hanya terpana melihat adegan di film itu. Kunjungan kedua orang tua kami berakhir pukul 23.30 malam, kejadian tadi membuatku bingung harus bersikap seperti apa. Sepulang kantor kujemput Nadia di kantornya kemudian kami makan malam di sebuah restoran dekat rumah kami, setelah itu kami pulang. “gue yang pertama, mau nggak?” tanya NadiaPerasaan ku seperti melayang-layang diudara. “lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yang kini sangat dekat denganku, posisi tubuh Nadia sudah menindih sebagian tubuhku“nggak,, emang napa?” tanyaku balik“penasaran aja, abisnya lo dingin banget..serem tau” jawab ida sambil tersenyum kecil“gue cuman kaget aja, keadaan berubah drastis banget” ujarku“ohh… gue kira lo jeruk makan jeruk lagi…”




















