Tangannya pun mulai mengusap-usap kedua bola zakarku, dipermainkannya lembut sambil sesekali digelitiknya dengan kuku-kuku jarinya yang panjang. Mulutku seakan terkunci rapat, tak dapat bicara ketika kemudian wanita itu berhasil mengeluarkan batang-tubuhku dari sarangnya dan kemudian membenamkan kepalanya di antara pangkal pahaku. Bokep Mama kring!” Suara telepon kuno itu seketika membuyarkan pikiranku. Aneh, pikirku. kamu sudah bangun?” kudengar suara Linda di ujung sana. Ia lalu duduk di dekatku dan menyapaku. Ia lalu meneruskan kata-katanya. Aku menjadi terpejam-pejam menahan rasa yang sulit diredam. Matahari belum bersinar lama. Perlahan-lahan aku berjalan menuju kamar mandi. Kulihat sebelahku telah kosong. Mimpi yang konyol”, pikirku. Sekujur badanku tampak habis matang-matang digigitnya meninggalkan bekas yang membiru.Tak lama kemudian aku kembali ke tempat tidur. Perlahan-lahan aku berjalan menuju kamar mandi. kamu baru bangun yah!” Suara perempuan itu terdengar manja. Mimpi yang konyol”, pikirku. Kutengok Linda masih tertidur pulas menghadap ke dinding.




















