Pada waktu makan siang Bagas kembali datang ke standku, sambil membawa setangkai mawar yang langsung diberikan kepadaku.Hatiku pun kembali berbunga dan segera melupakan sakit kepala yang sebelumnya aku rasakan.Kali ini kami berdua makan siang berdua di sebuah restoran, di sana cukup ramai karena pengunjung dan karena musiknya.Kami berbincang bincang mengenai hal privat kami, dan anehnya aku merasa dekat sekali dengan dia. Bokep Korea Pertama kali aku agak malu, tetapi kemudian aku bahkan duduk di pangkuannya. Seorang yang berdasi biru berkata ke temannya, “Wah yang ini pasti blasteran”. Tangannya masih di pinggangku dan aku pun berdiri di sampingnya sekedar untuk bisa bersandar di dadanya. Sambil berpelukan kami menyelesaikan sesi ini, kami hanya berdiam diri sementara aku masih berada di atasnya.




















