Sambil terus diam Milla menegakan tubuhnya dan menatap kearahku, ia tersentak mendengar kata-kata yang baru saja keluar dari mulutku. Bokeb “Buka ya, sayang!” Anna mengangguk pelan, lalu dengan sangat hati-hati kutarik ujung T-shirt yang melekat di tubuh Anna dan meloloskannya melalui kedua tangannya. Selesai mandi kami melakukannya lagi, kali ini Anna benar-benar menumpahkan segalanya. “Hoh.. Pernah juga kuajak Milla untuk bertunangan tapi Milla menolak karena ia belum siap, ia ingin menyelesaikan kuliahnya dulu baru berpikir untuk kearah hubungan yang lebih jauh
“Sudahlah Mas Rey, lebih baik kita pacaran kaya gini aja, aku gak mau kita tunangan tapi putus di tengah jalan, toh kita bisa melakukan segalanya kan?”
Begitulah bila aku mulai membicarakan pertunangan dengan Milla, memang selama pacaran kami telah melakukan hal yang lebuh jauh dan hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang sudah resmi menikah.




















