“Vi, mau gak jadi pacar gue?”, tanya Wandi. Vidio Sex Aku pun duduk di hadapannya dengan wajah heran dan bingung. Aku posisikan kepala penisnya tepat di depan lubang vaginaku, lalu aku mulai menurunkan tubuhku dengan perlahan agar tidak membuatku kesakitan, untungnya Mbah Centeng mengerti dan membiarkan aku yang memasukkan penisnya ke dalam vaginaku.Ternyata, memang tidak mungkin, vaginaku hanya bisa menelan 3/4nya saja dari penis Mbah Centeng. 15 menit kemudian, aku tak tahan dan akhirnya aku orgasme untuk yang kedua kalinya, tapi cairanku tertahan oleh penis Wandi yang sedang tertanam di vaginaku sehingga berbunyi kecipak air setiap kali penisnya bergerak keluar masuk vaginaku. Hantu Wandi menghilang dan berubah jadi asap sehingga kami tinggal berdua lagi di ruangan itu.“waduh, Mbah, thank’s banget nih,,”.“gak papa, emang udah pekerjaan gue kok”.“gue mesti bayar berapa?”.“gak perlu, tadi kan udah dibayar”.“huu,, dasar, oh ya mbah, nanti saya hamil gak nih ama Mbah?”.“gak bakalan, peju gue udah gue




















